Penjelasan Environmental Management System (EMS) dan ISO
Environmental Management System (EMS) adalah alat untuk mengelola dampak dari kegiatan organisasi
di lingkungan. Memberikan suatu pendekatan terstruktur untuk perencanaan dan
pelaksanaan langkah-langkah perlindungan lingkungan. Pengertian EMS menurut
Draft ISO seri 14000 adalah bagian dari sistem manajemen secara keseluruhan
yang termasuk di dalamnya struktur organisasi, kegiatan perencanaan, tanggung
jawab, praktek, prosedur, proses, dan sumber daya untuk pengembangan, pelaksanaan,
pencapaian, kaji ulang dan menjaga kebijaksanaan lingkungan.
Tujuan EMS
Tujuan EMS
adalah untuk meningkatkan kepatuhan perusahaan dan mengurangi limbah
· Kepatuhan adalah tindakan untuk
mencapai dan mempertahankan standar hokum yang minimal. Jika tidak patuh, denda, intervensi
pemerintah atau mungkin tidak dapat beroperasi merupakan konsekuensi
perusahaan.
· Pengurangan limbah melampaui
pemenuhan untuk mengurangi dampak buruk terhada lingkungan. EMS membantu untuk
mengembangkan, menerapkan, mengelola, mengkoordinasikan dan memantau kebijakan
lingkungan.
Pengertian ISO
ISO adalah Internasional untuk Standardisasi
(International Organization for Standardization) dan disingkat ISO. ISO adalah
badan penetap standar internasional yang terdiri dari wakil-wakil dari badan
standardisasi nasional setiap negara. Sebelum menjadi nama ISO pada awalnya
lembaga tersebut bernama IOS. Tetapi sekarang lebih sering menggunakan
singkatan ISO, karena dalam bahasa Yunani isos berarti sama (equal).
Manfaat menerapkan ISO
Standar
Internasional ISO memastikan bahwa produk dan layanan aman, andal dan
berkualitas baik. Untuk bisnis, mereka adalah alat strategis yang mengurangi
biaya dengan meminimalkan limbah dan kesalahan dan meningkatkan produktivitas.
Mereka membantu perusahaan untuk mengakses pasar baru, tingkatkan lapangan
bermain untuk negara-negara berkembang dan memfasilitasi perdagangan global
yang bebas dan adil.
Berbagai Jenis ISO
ISO 9000 merupakan suatu standar yang memegang peranan
penting dalam bidang sistem mutu, khususnya yang membahas pengendalian
langkah-langkah produksi atau pelayanan dalam lingkup produk atau jasa. Seperti
halnya ISO, seri ISO 9000 juga mempunyai beberapa tujuan. M. N. Nasution (2001:
219) mengatakan bahwa tujuan utama dari ISO 9000 adalah sebagai berikut:
1. Organisasi dapat mencapai dan
mempertahankan kualitas produk atau jasa yang dihasilkan, sehingga secara
berkesinambungan dapat memenuhi kebutuhan para pembeli.
2. Organisasi dapat memberikan
keyakinan kepada pihak manajemennya sendiri bahwa kualitas yang dimaksudkan itu
telah dicapai dan dapat dipertahankan.
3. Organisasi dapat memberikan
keyakinan kepada pihak pembeli bahwa kualitas yang dimaksudkan itu telah atau
akan dicapai dalam produk atau jasa yang dijual.
ISO 9001 adalah standar internasional yang diakui untuk
sertifikasi Sistem Manajemen Mutu (SMM). SMM menyediakan kerangka kerja bagi
perusahaan dan seperangkat prinsip-prinsip dasar dengan pendekatan manajemen
secara nyata dalam aktifitas rutin perusahaan untuk terciptanya konsistensi
mencapai kepuasan pelanggan. Setiap jenis organisasi dapat mengambil manfaat
dari penerapan atas persyaratan-persyaratan ISO 9001 berdasarkan delapan
prinsip-prinsip manajemen :
1. Organisasi yang berfokus pada
pelanggan
2. Kepemimpinan
3. Keterlibatan orang
4. Pendekatan terhadap proses
pendekatan yang sistematik pada manajemen
5. Pembuatan keputusan berdasarkan
6. Pendekatan nyata
7. Hubungan dengan pemasok yang saling
menguntungkan
8. Peningkatan berkesinambungan
ISO 14000 adalah serangkaian standar pengelolaan,
panduan, dan teknis pengelolaan sukarela internasional. Standar tersebut
menetapkan persyaratan untuk menetapkan kebijakan lingkungan, menentukan dampak
lingkungan dari produk atau layanan, merencanakan tujuan lingkungan,
melaksanakan program untuk mencapai tujuan, dan melakukan tindakan perbaikan
dan tinjauan manajemen. Tujuan utama dari rangkaian standar ISO 14000 adalah
untuk mempromosikan sistem manajemen lingkungan yang efektif dalam organisasi.
Standar berusaha menyediakan alat hemat biaya yang memanfaatkan praktik terbaik
untuk mengatur dan menerapkan informasi tentang pengelolaan lingkungan. Berikut
adalah Manfaat dari ISO 14000 :
· Pengelolaan lingkungan yang lebih
efektif dan efisien dalam organisasi
· Untuk menyediakan tools yang berguna
dan bermanfaat dan fleksibel sehingga mencerminkan organisasi yang baik.
· Dapat mengidanfikasi, memperkirakan
dan mengatasi resiko lingkungan yang mungkin timbul.
· Dapat menekan biaya produksi dapat
mengurangi kecelakan kerja, dapat memelihara hubungan baik dengan masyarakat,
pemerintah dan pihak – pihak yang peduli terhadap lingkungan.
ISO 14001 merupakan salah satu bagian dari seri ISO
14000. Seluruh bagian dari seri ISO ini adalah berkenaan tentang manajemen
lingkungan. Ada beberapa manfaat ISO 14001 bagi Lingkungan dan perusahaan, bagi
lingkungan diantaranya :
· Berkurangnya pencemaran lingkungan
melalui penurunan penggunaan bahan-bahan kimia berbahaya.
· Pengurangan limbah berbahaya dan
dapat mengurangi gangguan sosial yang berasal dari keberadaan industri itu
sendiri misalnya, mengurangi kebisingan, polusi air, polusi udara, kemacetan,
dan tanggung jawab social
Dan bagi
Perusahaan :
· Menurunkan potensi negatif/dampak
negatif terhadap lingkungan
· Meningkatkan kinerja lingkungan
· Memperbaiki tingkat pemenuhan
peraturan tentang Lingkungan
· Mengurangi dan mengatasi resiko
lingkungan yang mungkin timbul
· Dapat mengurangi biaya produksi dan
meningkatkan pendapatan
· Dapat mengurangi resiko kecelakaan
kerja
· Dapat memelihara hubungan baik
dengan masyarakat, pemerintah, ataupun terhadap pihak-pihak lain yang memiliki
kepedulian tinggi terhadap lingkungan
· Memberikan jaminan kepada konsumen
mengenai komitmen pihak Top Manajemen terhadap lingkungan
Sekian
Penjelasan yang dapat saya sampaikan, semoga dapat menjadi manfaat bagi pembaca
aamiin.







Comments
Post a Comment