APA ITU PENCEMARAN TANAH?
Seiring berjalannya waktu, manusia selalu belajar dan menghasilkan sesuatu untuk kebutuhan hidupnya. Produk yang dihasilkan merupakan buah hasil pemikiran yang dapat mempermudah dan meningkatkan kualitas kehidupan manusia. Peningkatan kualitas kehidupan manusia dilakukan lewat pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang banyak diakukan oleh Perindustrian. Berkembangnya iptek memang mempermudah kehidupan manusia, tetapi juga mempengaruhi lingkungan. Lewat penggunaan teknologi akan menghasilkan sampah/residu yang bias mencemari dan merusak lingkungan jika jumlahnya melebihi batas maksimal. Diantaranya dapat merusak dan mencemari air, udara, dan tanah.
Kali ini, saya akan menjabarkan penjelasan mengenai pencemaran pada tanah. Tanah adalah bagian yang terdapat pada kerak bumi yang tersusun atas mineral dan bahan organik. Tanah pada awalnya merupakan lapisan batuan yang mengalami pelapukan. Proses pelapukan ini berlangsung secara lama sejak zaman dahulu. Tanah merupakan tempat tumbuh dan berkembangnya vegetasi. Inilah yang membuat tanah sangatlah penting bagi kelangsungan hidup makhluk hidup di bumi dan harus dilindungi bersama sama.
Definisi Pencemaran Tanah
Pencemaran tanah merupakan adanya bahan kimia beracun (polutan) di dalam tanah, dengan konsentrasi yang cukup tinggi untuk menimbulkan risiko terhadap kesehatan manusia dan ekosistem. Pencemaran tanah juga dapat disebabkan degradasi tanah. Degradasi tanah adalah ketika tanah kehilangan nilainya (dalam hal nutrisi, komponen kimia dll) akibat aktivitas pertanian yang berlebihan, Penggundulan hutan atau erosi. Misal, jika api membakar habis vegetasi di sebidang tanah sehingga menggerogoti tanah, dan nutrisi dalam tanah terlarut oleh air hujan, kemampuan tanah untuk mendukung kehidupan tanaman berkurang.
Penyebab
1. Abu: Bahan sisa yang dihasilkan setelah bahan bakar padat dibakar. Abu dikatakan sangat beracun. Abu mudah bocor ke dalam tanah dan air lalu menyebabkan pencemaran tanah dan air.
2. Deforestasi: saat pohon ditebang untuk keperluan industri. Di daerah hutan, pohon menyerap dan memantulkan sekitar 20% panas dari sinar matahari, melindungi dan melestarikan permukaan tanahnya. Menebang pohon berarti bahwa tanah terkena sinar matahari langsung dan hujan, mengakibatkan erosi tanah, penggurunan dan degradasi lahan.
3. Pabrik Kimia dan Nuklir: Bahan radioaktif yang mengandung bahan kimia berbahaya dan beracun yang dapat mempengaruhi kesehatan manusia. Bahan radioaktif tersebut dibuang di bawah tanah untuk menghindari korban jiwa. Sehingga tanah yang telah terkontaminasi pada zat berbahaya tersebut menyalurkan pada tanaman yang tumbuh di atas permukaan tersebut. Hal ini menyebabkan terjadinya mutasi genetik dan mempengaruhi perkembangan tanaman tersebut. Ini termasuk limbah kimia dari industri kimia yang dibuang ke tempat pembuangan sampah.
4. Sampah atau limbah: Ini termasuk sampah rumah tangga seperti kaca, logam, kain, plastik, kayu, kertas, dan sebagainya. Beberapa di antaranya dapat membusuk dan yang lainnya tidak. Sampah aau limbah biasanya dikumpulkan dan dikirim ke tempat pembuangan sampah yang merupakan tempat pencemaran dimulai.
5. Perindustrian: Ini termasuk cat, bahan kimia, logam dan aluminium, plastik dan sebagainya yang diproduksi dalam proses pembuatan barang yang dilakukan dalam kegiatan industry
6. Aktivitas pertanian: ini termasuk limbah yang dihasilkan oleh tanaman, kotoran hewan dan residu pertanian. Termasuk bahan kimia yang tersisa dari semua pestisida, pupuk dan insektisida yang digunakan untuk kegiatan pertanian.
Efek
1. Pada Kesehatan Manusia: tanaman yang tumbuh di tanah yang tercemar menyerap sebagian besar polusi dan kemudian meneruskannya kepada manusia. Ini bisa menjelaskan asal mula penyakit dalam tubuh manusia.
2. Pada Pertumbuhan Tanaman: Keseimbangan ekologis dari setiap sistem akan terpengaruh karena kontaminasi tanah. Kebanyakan tanaman tidak dapat beradaptasi saat kandungan kimia tanah berubah secara drastis dalam waktu singkat. Kesuburan perlahan berkurang, membuat lahan tidak cocok untuk pertanian dan vegetasi lokal untuk bertahan hidup.
3. Pada satwa liar: Aktivitas manusia yang secara terus menerus di darat menyebabkan habitat hewan tersebut terganggu, sehingga memaksa spesies ini untuk bergerak lebih jauh dan beradaptasi dengan habitat barunya atau mati karena tidak mampu menyesuaikan diri. Beberapa spesies masuk ke ambang kepunahan karena tidak ada tanah yang nyaman sebagai tempat hidupnya.
1. Menerapkan cara Organik di seluruh industry pertanian
2. Bioremediasi, yaitu proses pembersihan pencemaran tanah yang menggunakan media berupa mikroorganisme. Bertujuan untuk memecah atau mendegradasi zat pencemar menjadi bahan yang kurang beracun atau tidak beracun.
3. Memisahkan sampah organic dan anorganik karena lama waktu terurai antara sampah organic dan anorganik sangatla berbeda.
4. Membuat teknologi dan strategi pembuangan limbah yang tidak merusak lingkungan terutama tanah.
5. Mengolah limbah menjadi bahan bakar dan bahan konstruksi jalan.
6. Membuat produk yang terbuat dari limbah.
7. Kurangi penggunaan pestisida di pertanian.



Pembahasan yang bagus, dan menurut saya pencemaran terbesar yang terjadi disebabkan oleh sampah-sampah yang berserakan dan juga limbah yang tidak dapat didaur secara cepat. Banyak memberikan info, terimakasih
ReplyDeletesenang bisa membantu
Deleteapa yang menyebabkan abu dapat mencemari tanah?
ReplyDeletekarena abu memiliki beberapa bahan kimia beracun teman
DeletePostnya sangat bermanfaat sehingga kita bisa tahu cara menanggulangi pencemaran tanah
ReplyDeleteterimakasih teman!
DeleteAdakah limbah yg bisa digunakan untuk menyiburkan tanah? Seperti ampas kopi yg bisa menjadi pupuk
ReplyDeleteSangat bisa, karena ampas kopi memiliki kandungan gas nitrogen yang tinggi kawan
DeleteMaterinya jelas. Bisa menambah wawasan saya. Terima kasih
ReplyDeleteMateri yang dijelaskan lengkap dan solusi diberikan bermanfaat
ReplyDeleteMaterinya bagus, lengkap, dan mudah dipahami. Menurut saya, deforestasi hutan untuk lahan industri sulit dicegah karena kebutuhan dari industri tersebut, apakah ada alternatif lain agar dampak yg dihasilkan tidak terlalu besar? Terima kasih infonya.
ReplyDeleteArtikel jelas dan menarik, infonya juga dapat menambah wawasan kita. Bermanfaat sekali. Terimaksih
ReplyDeleteartikel mudah dimengerti, info yang disampaikan lengkap dan ringan, sehingga pembaca tidak kesulitan dalam memahami materi. dan pembaca jadi paham mengenai pencemaran tanah
ReplyDeleteMenurut saya lebih baik mengembangkan produk kemasan dengan bahan yang cepat diurai, misalnya dengan bahan rumput laut. Selebihnya artikel yang dijelaskan sudah bagus dan jelas. Terimakasih.
ReplyDeletePostingan menarik & menambah wawasan pembaca
ReplyDeleteArtikelnya mudah dipahami, penyusunannya juga rapi, berkarya lagi ya!
ReplyDeleteTerimakasih blognya sangat membantu, semenjak adek saya belajar dari sini dia jadi mendapat nila 100 di kelasnya dalam pelajaran Biologi Lingkungan…Apalgi sangat bermanfaat bagi kita dalam mencegah&menanggulangi pencemaran tsb…
ReplyDeleteHAHAHAHAHAHAH:)))))))))))))) OKE FI SAMA SAMAAA! WKWKWKWKWK
DeleteMateri artikel yang disampaikan sangat membantu saya dalam memahami materi pencemaran lingkungan ini, dari segi Bahasa maupun tema yang disampaikan cukup ringan. Terima kasih atas info nya^^
ReplyDeleteMateri yang di artikel ini dapat menambah wawasan saya khususnya di pencemaran tanah terima kasih
ReplyDeleteMateri sangat menarik dan bagus juga disertai gambar gambar yang memperjelas informasi sehingga menambah wawasan saya tentang pencemaran tanah
ReplyDeletesangat menarik dan juga informasinya lengap. Disertai dengan bahasa yang mudah dimengerti membuat pembaca jd tidak bosan
ReplyDeletepost nya sangat bermanfaat, mudah dipahami dan menambah pemahaman kita akan masalah tersebut
ReplyDeleteNice info gan, sangat menambah wawasan kita tentang pentingnya menjaga kualitas tanah dan juga membantu saya dalam mengerjakan tugas kuliah. Izin share yo ....
ReplyDeleteMateri yang disampaikan bisa lebih rinci dan fokuskan pada pembahasan solusi teknologi yang bisa dikembangkan
ReplyDeleteSiap pak, akan saya perbaiki artikelnya
Delete