Penjelasan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan
(AMDAL)
Definisi Amdal
Analisis Mengenai Dampak Lingkungan atau yang
lebih dikenal dengan AMDAL adalah Kajian mengenai dampak besar dan penting
suatu usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang
diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha
dan/atau kegiatan. (Pasal 1 angka 21 UU. No. 23/1997).
Secara umum AMDAL adalah bagian ilmu ekologi
pembangunan yang mempelajari interaksi yang ditimbulkan / timbal balik antara
pembangunan dan lingkungan.
Pengertian amdal diluar negeri
Amdal dan Latar Belakang
Amdal hadir karena dilatar belakangi oleh
beberapa hal sebagai berikut :
· Pembangunan berwawasan lingkungan jadi dalam pembangunan tidak hanya
mengutamakan ekonomi, tetapi aspek kelestarian alam juga diperhatikan
· Setiap pembangunan harus dilakukan memperhatikan
dan berwawasan lingkungan
· Setiap Pembangunan yang akan
menimbulkan perubahan terhadap kehidupan makhluk hidup, alam dan ekosistem
· Adanya Peraturan
Perundangan-perundangan mengenai AMDAL
Tujuan amdal
1.
Mengidentifikasi
rencana kegiatan yang diprakirakan menimbulkan dampak penting terhadap
lingkungan baik yang bersifat positif maupun negatif.
2.
Mengidentifikasi
komponen atau parameter lingkungan yang diprakirakan terkena dampak penting.
3.
Memperkirakan
dan mengevaluasi segala dampak penting yang ditimbulkan karena adanya rencana
kegiatan sebagai dasar untuk menilai kelayakan terhadap lingkungan.
4.
Menyusun
dan membuat rencana serta langkah langkah untuk menanggulangi dan mencegah resiko
dan memantau dampak penting yang akan timbul
4 Dokumen AMDAL
Dokumen AMDAL terdiri dari 4 (empat) rangkaian
dokumen yang dilaksanakan secara berurutan , yaitu:
1.
KA-ANDAL
(Kerangka Acuan-ANDAL) Merupakan pedoman untuk menyusun studi ANDAL
2.
ANDAL
(Analisis Dampak lingkungan) Berisi kajian yang cermat dan mendalam mengnai
dampak pentik suatu rencana kegiatan terhadap lingkungan hidup
3.
RKL
(Rencana Pengelolaan Lingkungan) merupakan dokumen ketiga yang berisi alternative
rencana upaya pengelolaan yang diperlukan untuk dilakukan untuk mencegah dan
menanggulangi dampak negative penting yang diperkirakan akan terjadi dan
mendorong dampak positif yang mungkin terjadi
4.
RPL
(Rencana Pemantauan Lingkungan) dokumen ke 4 yang berisi tentang rekomendasi
andal tentang berbagai alternative rencana upaya pemantauan lingkungan yang
akan dilakukan dalam rangka melihat efektifitas RKL dan kecendrungan perubahan
lingkungan yang terjadi sealigus sebagai system peringatan dini
Prosedur Penyusunan AMDAL
Untuk menyusun AMDAL pun dibutuhkan prosedur, berikut
langkah-langkahnya :
1.
Mengidentifikasi
dampak dari rencana usaha dan/atau kegiatan
2.
Menguraikan
rona lingkungan awal
3.
Memprediksi
dampak penting
4.
Mengevaluasi
dampak penting dan merumuskan arahan RKL/RPL.
Rona Lingkungan Awal Amdal
Rona lingkungan disebut pula sebagai
Environmental Setting atau Environmemtal Baseline yang merupakan keadaan
lingkungan sebelum proyek dibangun. Untuk studi evaluasi rona lingkungan dapat
disebut sebagai keadaan lingkungan sewaktu dilakukan penelitian.
A.
Fisika
Kimia
a. Iklim dan Curah Hujan
b. Tata Ruang dan Penggunaan Tanah
c. Kualitas Air
d. Kualitas Udara
e. Kebisingan
f.
Bentang
Alam
g. Tinggi Muka Air
h. Erosi dan Banjir
B.
Biologi
a. Flora
b. Fauna
c. Vegetasi
C.
Sosial
a. Tingkat Pengangguran
b. Tingkat Kepadatan Penduduk
c. Ekonomi Rumah Tangga
d. Ekonomi Lokal dan Regional
e. Kebudayaan Masyarakat
f.
Kesehatan
Masyarakat
Manfaat amdal
Amdal memiliki beberapa manfaat, dan terbagi
bagi. Yaitu untuk Pemrakarsa, Pemerintah, dan Masyarakat. Berikut Merupakan
manfaatnya :
A.
Terhadap
Pemrakarsa
1. Menjamin adanya keberlangsungan
usaha.
2. Menjadi referensi untuk peminjaman
kredit.
3. Interaksi saling menguntungkan
dengan masyarakat sekitar untuk bukti ketaatan hukum.
B.
Terhadap
Pemerintah
1. Menjamin Mencegah dari pencemaran
dan kerusakan lingkungan.
2. Menghindarkan konflik dengan
masyarakat.
3. Menjaga agar pembangunan sesuai
terhadap prinsip pembangunan berkelanjutan.
4. Perwujudan tanggung jawab pemerintah
dalam pengelolaan lingkungan hidup.
C.
Terhadap
Masyarakat
1. Mengetahui sejak dari awal dampak
dari suatu kegiatan.
2. Melaksanakan dan menjalankan
kontrol.
3. Terlibat pada proses pengambilan
keputusan.
Jenis Jenis Amdal
Amdal terdiri dari berbagai jenis, berikut
jenisnya :
1.
AMDAL
Proyek Tunggal, adalah studi kelayakan lingkungan untuk usaha/kegiatan yang
diusulkan hanya satu jenis kegiatan.
2.
AMDAL
Kawasan, adalah studi kelayakan lingkungan untuk usaha atau kegiatan yang
diusulkan dari berbagai kegiatan dimana AMDAL menjadi kewenangan satu sektor
yang membidanginya.
3.
AMDAL
Terpadu Multi Sektor, adalah studi kelayakan lingkungan untuk usaha atau
kegiatan yang diusulkan dari berbagai jenis kegiatan dengan berbagai instansi
teknis yang membidangi.
4.
AMDAL
Regional, adalah studi kelayakan lingkungan untuk usaha atau kegiatan yang
diusulkan terkait satu sama lain.
Semoga Bermanfaat untuk anda sekalian yang membaca, aamiin.



Comments
Post a Comment